"Ada pun beberapa keterlibatan yang kita duga. Ya mungkin belum kita rilis nama-namanya. Jadi dalam pengembangan petugas-petugas kita," ujar Kabagpenum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (27/4/2011).
Boy mengatakan secara garis besar tokoh inti dari jaringan Pepi Fernando telah berhasil ditangkap. Sementara nama-nama yang sedang dikejar masih harus dicari keterlibatannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boy memastikan penyelidikan kasus ini terus berjalan. "Tentu sementara karena penyelidikan tidak berhenti di sini. Ini akan terus berjalan untuk kita kembangkan penyelidikan dengan adanya keterlibatan pihak lain. Tentu semua yang disampaikan tidak diterima dengan mudah begitu saja. Terus akan dikembangkan oleh penyidik kita," imbuhnya.
Menurut Boy, jaringan Pepi memang tergolong berbeda dengan jaringan teroris selama ini. Namun polisi masih terus mengumpulkan keterangan untuk memperkuat dugaan adanya benang merah antar jaringan terorisme.
"Tidak ada anggota mengindikasikan sementara terkait tokoh-tokoh DPO dalam aksi-aksi teror lain," tegas Boy.
Kalau Pepi berguru? "Nanti akan kita pelajari dulu. Kan kemarin kita sudah sampaikan buku-buku apa saja yang mereka baca dan membuat mereka berubah," tutup Boy.
(ape/lrn)











































