"Dia ingat pernah diculik. Lian bilang kenapa ya aku diculik begini," kata ibu Lian, Leny Hambali seperti dihubungi detikcom, Rabu (27/4/2011).
Menurutnya, Lian mulai mengingat penculikan itu saat melihat siaran televisi tentang maraknya penculikan yang diduga dilakukan oleh gerakan Negara Islam Indonesia (NII). Meski begitu, pihak keluarga tidak berani untuk memaksa Lian untuk mengingat lebih dari itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, Lian belum kembali bekerja sebagai CPNS Kementerian Perhubungan. Ia juga belum diperkenankan bertemu dengan teman-teman sekantornya.
"Kami menunggu ia sembuh betul. Suaminya juga belum masuk kerja, Lian masih ingin ditemani suami dan anaknya," ujar Leny.
Untuk menyegarkan ingatan dan refreshing, keluarga sempat mengajak Lian untuk makan malam di luar rumah saat libur tiba. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kebiasaan yang rutin dilakukan keluarga besar Lian.
"Weekend kemarin kami ajak Lian makan malam di salah satu rumah makan di Kelapa Gading. Kami sering makan di luar tapi kami belum berani ajak Lian jauh-jauh," tutupnya.
(feb/nwk)











































