Malam Ini, Siapa Pengganti PB XII Akan Ditentukan

Malam Ini, Siapa Pengganti PB XII Akan Ditentukan

- detikNews
Sabtu, 12 Jun 2004 16:41 WIB
Solo - Diharapkan sebelum jenazah PB XII diberangkatkan untuk dikebumikan di Imogiri, Senin (14/6/2004), calon penggantinya sudah diumumkan. Karena itu nanti malam akan digelar rapat keluarga untuk menunjuk atau menetapkan salah satu dari putra beliau yang akan menggantikan kedudukannya sebagai raja dengan gelar PB XIII."Nanti malam kami akan mengadakan rapat tersebut. Mudah-mudahan berjalan lancar sehingga sebelum layondalem (jenazah) Sinuhun diberangkatkan ke Imogiri Senin mendatang, kami sudah bisa mengumumkannya," ujar Pengageng Parentah Kraton Surakarta, GPH Dipokusumo, kepada wartawan, Sabtu (12/6/2004).Rapat itu, kata Dipo, akan diikuti oleh pihak-pihak yang secara tradisi ikut serta menentukan penunjukan raja baru. Menurutnya di masa lalu rapat itu diikuti sembilan elemen, yakni permaisuri raja, penghulu kraton, pujangga kraton, pengageng putra sentana, pegageng parentah, pengageng parentah kaputren, komandan prajurit kraton, patih atau wasir, serta pihak pemerintahan Belanda.Karena peran dan fungsi kraton yang telah berubah serta kenyataan bahwa PB XII yang tidak memiliki istri permaisuri, maka sembilan elemen itu saat ini tinggal tiga. Ketiganya adalah Pegageng Putra Sentana (pimpinan putra-putri serta kerabat raja) yang dipegang KGPH Hadi Prabowo, Pengageng Parentah Kraton (pemegang kendali pemerintahan kraton) KGPH Dipokusumo dan Pengageng Parentah Kaputren (pimpinan bagian keputrian) GK Ratu Alit."Tiga elemen ini yang nantinya akan ikut dalam rapat. Gusti Hadi (KGPH Hadi Prabowo) nantinya akan menyampaikan seluruh aspirasi yang berkembang dari seluruh putra sentanandalem. Kami juga akan mempertimbangkan seluruh dinamika yang terjadi di luar maupun di dalam kraton agar peran kraton tetap bisa aktual mengikuti perkembangan jaman yang dinamis," papar Gusti Dipo.Pesan Khusus SinuhunLebih lanjut Dipokusumo juga mengaku bahwa hingga saat ini dirinya belum mengetahui adanya surat wasiat Sinuhun yang disampaikan kepada sejumlah putra-putrinya di Tawangmangu sepekan sebelum wafat. Dikatakannya dia baru mengetahui surat wasiat yang dibubuhi cap jempol itu Sinuhun itu dari pemberitaan."Hingga saat ini saya belum pernah melihat keberadaan surat wasiat itu. Mungkin saja memang belum diperlihatkan kepada seluruh putra-putri Sinuhun karena kondisinya memang baru seperti ini (berduka). Namun saya sangat berharap semua pihak bisa membungkus semua persoalan yang terjadi dengan rapi," pintanya.Meskipun demikian Dipo juga mengaku memiliki pesan khusus dari Sinuhun, beberapa saat sebelum sang raja wafat. Dipaparkan saat dia menunggui di ruang ICU Rs dr Oen, ayahandanya memberikan pesan khusus kepadanya. Bunyi pesan khusus itu adalah 'Terusna, bacutna ya. (Teruskan, lanjutkan ya)'."Itu titah Sinuhun terakhir kepada saya. Saat itu kemudian keluar dari kamar rawat beliau untuk memberi kesempatan putra-putri yang lain untuk bertemu dengan Sinuhun di saat-saat terakhir," paparnya.Seperti diberitakan, kemarin beberapa saat setelah PB XII wafat, menantu PB XII KP Edy Wirabhumi mengaku bahwa sepekan sebelumnya Sinuhun memberikan pesan atau wasiat bahwa penggantinya nanti dipilih sesuai 'naluri leluhur' atau ketentuan tradisi yang menyiratkan KGPH Hangabehi sebagai penggantinya. Surat, kata Edy, dibubuhi cap jempol PB XII.Semoga suksesi Kraton Surakarta dapat diselesaikan dengan baik, lancar. Sejauh ini gegeran perebutan kekuasaan telah terjadi ketika menentukan Paku Alam IX di istana Paku Alaman Yogyakarta serta gegeran berlarut-larut hingga saat ini di Kraton Kanoman Cirebon. (djo/)


Berita Terkait