Polisi Dalami Kegiatan Kelompok Pepi di Aceh

Polisi Dalami Kegiatan Kelompok Pepi di Aceh

- detikNews
Senin, 25 Apr 2011 12:56 WIB
Polisi Dalami Kegiatan Kelompok Pepi di Aceh
Jakarta - Kelompok Pepi Fernando diduga melakukan kegiatan lain di Aceh. Aparat Kepolisian masih mencari dan mengembangkan penyelidikan atas kasus itu.

"Mereka sepertinya ada kegiatan lain di Aceh. Itu sedang kita cari tahu apa. Dalam rangka apa mereka di sana sedang dikembangkan kan di sana ada F teman mereka yang satu grup," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/4/2011).

Boy mengatakan keterlibatan istri Pepi, Deny Carmanita, masih digali. "Belum tahu (statusnya dinaikkan menjadi tersangka) masih dalam pemeriksaan. Sedang digali keterlibatannya sejauhmana," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, motif 20 tersangka juga masih diselidiki. "Sedang dicari tahu. Kelompok teror ini masih dikatakan baru. Jadi, kita masih mencari tahu," kata dia.

Ketika ditanya ada unsur kecewa terhadap pemerintahan SBY, Boy menjawab tidak lihat hal itu. "Motivasinya kan aksi teror dan ada kemiripan motif dengan kelompok lama yang berdasarkan ideologi," kata Boy.

Dalam kesempatan itu, Boy mengatakan bom aktif yang ditemukan di rumah mertua Pepi di Harapan Indah Bekasi berjumlah sekitar 4 bom. "Kalau tidak salah ada 4 jumlahnya," kata dia.

Ia menambahkan pelaku terorisme direkrut melalui pendekatan semangat ideologi yang sama. "Yang direkrut ini sebagai staf pembantu. Bisa motif ekonomi, bisa orang tidak ada pekerjaan, yang mau bekerja, jadi mau ikut karena dapat imbalan. Bisa saja di antara mereka ada paham seperti itu," papar Boy.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pepi yang seorang pekerja rumah produksi cukup sering pergi ke Aceh hingga akhirnya tertangkap pada 21 April 2011.

Polisi menggeledah rumah mertua Pepi di Harapan Indah Bekasi pada Sabtu (23/4/2011) dini hari. Barang bukti yang disita adalah 1 granat nanas, 1 buah campuran adonan bahan peledak diameter 3 cm, casing bom model roket belum terisi siap jadi casing bom, bom model kaleng 5 buah dan 1 buah sudah siap dengan isi, bahan bom yang sudah jadi 2 buah, casing bom model kotak 1 buah, solder 1 buah, potongan pipa besi, timer jam dinding.

Pepi disebut-sebut sebagai otak bom buku dan bom Gereja Christ Cathedral di Serpong.


(aan/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads