AS Akui Kekeliruan dalam Laporan Soal Terorisme

AS Akui Kekeliruan dalam Laporan Soal Terorisme

- detikNews
Jumat, 11 Jun 2004 16:30 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat mengakui telah keliru dalam laporannya mengenai penurunan terorisme global tahun lalu. Laporan itu digunakan untuk menguatkan salah satu klaim kebijakan luar negeri AS -- keberhasilan dalam memerangi teror.Padahal yang sebenarnya, jumlah insiden maupun korban akibat terorisme meningkat tajam. Demikian disampaikan Deplu AS seperti dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (11/6/2004).Dikatakan Juru Bicara Deplu, Richard Boucher, statemen-statemen pejabat senior pemerintah yang mengklaim keberhasilan itu didasarkan pada "fakta-fakta yang kami punya waktu itu.""Fakta yang kami punya itu ternyata salah," imbuh Boucher.Laporan yang dirilis 29 April itu menyatakan bahwa serangan teroris telah berkurang tahun 2003 lalu menjadi 190 insiden. Ini berarti turun dari 198 pada 2002 dan 346 pada 2001.Deplu AS kini bekerja untuk memastikan angka-angka sebenarnya. Henry Waxman, seorang anggota Kongres AS yang telah memprotes laporan itu, mengatakan gembira atas sikap Deplu.Ia senang karena pejabat-pejabat "kini telah mengakui bahwa mereka memiliki laporan yang tidak akurat, dan didasarkan pada informasi yang tidak akurat yang ingin mereka jadikan sebagai kredit politik atas hasil-hasil yang ternyata salah".Menteri Luar Negeri Colin Powell menyatakan bahwa kesalahan tersebut semata-mata akibat prosedur baru pengumpulan data. Powell membantah tudingan Waxman bahwa laporan itu sengaja dimanipulasi demi tujuan politik. (ita/)


Berita Terkait