Saksi mata, Sofyan, yang merupakan warga sekitar, kepada detikcom, Senin (18/4/2011) di lokasi kejadian, menyatakan, tawuran sekitar pukul 06.30 WIB.
"Penyerangnya komplotan menggunakan petasan, bom molotov dan botol beling," ujar Sofyan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa menit kemudian, polisi datang menyemprotkan gas air mata. Sekitar pukul 08.00 WIB tawuran bubar.
Kapolsek Johar Baru Kompol Suyatno menegaskan, tidak ada yang ditahan dalam tawuran itu. Namun pihaknya tetap mengumpulkan barang bukti.
"Penyebabnya masih dalam penyelidikan," kata Suyatno.
Sekitar 15 polisi berjaga-jaga di gang kawasan daerah itu. Beberapa petugas Koramil 08 Johar Baru diturunkan untuk berjaga-jaga.
Warga kini juga sudah mulai beraktivitas. Pecahan beling sudah disapu oleh petugas kebersihan.
Semalam, sekitar pukul 19.00 WIB, tawuran pecah antar warga beda RW tersebut.
Menurut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, penyebab tawuran karena dendam sejak lama.
Tawuran di kawasan padat penduduk itu sudah sering terjadi.
(nik/nrl)










































