Din: Bom Bunuh Diri di Mapolresta Cirebon untuk Ganggu Umat Islam

Din: Bom Bunuh Diri di Mapolresta Cirebon untuk Ganggu Umat Islam

- detikNews
Sabtu, 16 Apr 2011 13:04 WIB
Din: Bom Bunuh Diri di Mapolresta Cirebon untuk Ganggu Umat Islam
Jakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin mengutuk aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra di lingkungan Mapolresta Cirebon, Jawa Barat. Din berpendapat, pelaku bertujuan untuk mengganggu umat Islam sehingga takut beribadah di masjid.

"Jelas kita semua mengutuk aksi teror seperti itu apalagi dilakukan di dalam masjid. Pelakunya jelas tidak berperikemanusiaan dan berketuhanan," kata Din dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (16/4/2011).

Menurut dia, tindakan pelaku tersebut jauh dari nilai agama. "Besar kemungkinan tindakan itu bertujuan untuk mengganggu umat Islam sehingga tidak nyaman dan bahkan takut beribadah dalam masjid," ujar Din yang kini sedang menghadiri The US-Islamic World Forum di Washington, DC, ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Din meminta pemerintah, khususnya Polri agar mengusut tuntas dan menyingkap aktor intelektualis di belakang aksi bom bunuh diri.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah diharapkan bersungguh-sungguh menjaga keamanan dan rasa aman masyarakat.

Ledakan di aksi bom bunuh diri di Masjid Ad-Zikra yang berada di lingkungan Mapolres Cirebon Kota terjadi pukul 12.15 WIB saat imam mengucapkan takbir (takbiratul ikhram) di awal salat Jumat.

Ledakan berasal dari seorang pria berpakaian hitam di barisan dekat para pejabat Polresta. Diduga ledakan merupakan bom bunuh diri. Sejumlah korban terkena serpihan bom berupa paku. Tak hanya Kapolresta, Kasat Lantas Polres Cirebon dan imam salat Jumat pun menjadi korban.

(aan/ndr)


Berita Terkait