"Memang timnya masih di sana. Belum (ada laporan)," kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo di istana negara, Jakarta, Rabu (13/4/2011).
Timur enggan menjelaskan apa saja kesulitan tim yang berada di sana untuk mengecek Umar Patek. Kabar bahwa Umar terluka parah diduga menjadi penyebab utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa sudah bisa dipastikan itu Umar Patek? "Justru itu labnya belum. Kita masih dalam proses, kita belum tahu," jawabnya.
Umar Patek disebutkan telah ditahan di Pakistan sejak 2 Maret 2011. Namun beritanya baru santer terdengar pada 30 Maret 2011. Tim dari Mabes Polri dan BIN pun berangkat ke Pakistan untuk melakukan pengecekan.
Β
Patek terlibat dalam serangan Bom Bali I dengan target Sari Club dan Paddy's Bar di Kuta, Bali, tahun 2002 silam. 202 orang tewas dalam kejadian itu, 88 di antaranya warga negara Australia.
Patek diburu oleh aparat keamanan Indonesia, Filipina, Australia, dan Amerika Serikat (AS). Kepalanya dihargai US$ 1 juta.
Umar Patek juga ditengarai berperan sebagai komandan lapangan pelatihan Jamaah Islamiyah di Mindanao, Filipina. Noordin M Top, yang berhasil dilumpuhkan Densus 88 beberapa waktu lalu, pernah menjadi muridnya.
(mad/gun)











































