"Dia mengalami luka serius di bagian kepala. Bagian pelipis kiri korban mendapat 6 jahitan, kepala tengah 3 jahitan, dan patah tulang di bagian dada," ujar Wakasat Lantas Polres Jakarta Utara AKP Winarno di jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Selasa (12/4/2011).
Winarno menjelaskan, saat itu korban sedang mengatur lalu lintas, tiba-tiba ditabrak dari belakang sebuah mobil Suzuki Carry warna hitam bernopol F 1580 FU datang dengan kecepatan tinggi, dari arah Cempaka Putih menuju Tanjung Priok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengemudi Carry, Syamsa (44) diperiksa di Unit Laka Polres Jakarta Utara mengaku bekerja sehari-hari bekerja sebagai sopir jurusan Cililitan - Tanjung Priok.
"Menurut beberapa saksi yang melihat kejadian itu, pelaku ugal-ugalan dalam mengemudikan kendaraannya, sehingga pelaku tidak bisa mengurangi kecepatannya secara mendadak yang akhirnya menyebabkan kecelakaan tersebut," papar Winarno.
Beberapa anggota polisi di lokasi kejadian, mengatakan pelaku saat diminta keterangan sering bertingkah aneh.
"Saat ditanya, jawabannya selalu ngawur, bahkan seorang anggota berpangkat AKP dibentak oleh pelaku, 'baru pangkat AKP berani tanya-tanya saya kamu," terang Winarno menirukan ucapan Syamsa.
Saat ini, korban dilarikan ke RS Kramat Jati untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut. Korban terlebih dahulu dilarikan ke Rumah Sakit Puri Medika Jalan Sungai Bambu Raya Tanjung Priok untuk menjalani rontgen di kepala dan dada.
"Selanjutnya korban akan dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati," terangnya.
(fiq/gun)










































