'Papa Takut Lewat Somalia'

'Papa Takut Lewat Somalia'

- detikNews
Selasa, 12 Apr 2011 13:47 WIB
Papa Takut Lewat Somalia
Bekasi - Keluarga para ABK kapal MV Sinar Kudus, terus was-was dengan kondisi ayah atau suami mereka yang disandera perompak Somalia sejak 16 Maret 2011. Mereka meminta pemerintah jangan ragu-ragu lagi untuk membebaskan mereka.

Misalnya saja Isti (47), ibu lima anak ini adalah istri dari Yon Waryono (54), foreman deck atau bosun di kapal MV Sinar Kudus. Ditemui di rumahnya yang berlantai 2, Isti berkisah kalau suaminya sudah memberitahukan keluarga kalau pelayaran kali ini akan menempuh bahaya.

"Papa takut lewat Somalia. Padahal dari tahun 1977 berlayar, tapi nggak pernah bilang begitu," kata Isti di rumahnya, perumahan Pondok Sani Putra Blok C 17 RT 5 RW 5, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Selasa (12/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarga terakhir mendapat kabar dari Yon pada 28 Maret 2011 silam. Yon memberitahu dirinya sedang sakit diare.

"Teman-temannya baik-baik saja. Tidak ada ancaman dengan senjata," ujarnya.

Isti meminta pemerintah agar lebih serius menangani kasus penyanderaan ini, agar 20 ABK bisa pulang ke Indonesia dengan selamat. Bila perlu ikuti saja permintaan perompak. Saat ini keluarga cemas dan was-was apalagi ada kabar 12 ABK sudah sakit-sakitan," keluh Isti.

Ditemui di tempat yang sama adalah Tiar Ida (33), istri dari Irnius Nggotu (47), oiller atau teknisi mesin di kapal MV Sinar Kudus. Ibu dua anak, warga Perumahan Alinda Blok B9, Kaliabang, Bekasi Utara ini, juga mengkhawatirkan suaminya.

"Saat terakhir menjelang berangkat, dia berpesan jaga anak baik-baik karena akan lewat Somalia. Banyak berdoa untuk suami karena akan lewat zona bahaya," kata dia.

Terakhir, keluarga ditelepon Irnius pada 31 April 2011. Irnius memberi tahu kalau dirinya sedang sakit.

"Sehari cuma dikasih makan sekali," kata Tiar.

Tiar juga meminta pemerintah membantu secepatnya pembebasan suaminya. Perompak hanya meminta uang, bukan kapal mereka. Menurut Tiar, anaknya yang paling besar, Theresia (11) kerap menanyakan ayahnya.

"Pengen ngomong sama bapak, bapak bagaimana," kata Tiar menirukan ucapan anaknya.


(fay/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads