Persiapan Kasus Saddam, Penuntut Kekurangan Saksi & Bukti

Persiapan Kasus Saddam, Penuntut Kekurangan Saksi & Bukti

- detikNews
Selasa, 08 Jun 2004 12:18 WIB
Jakarta - Tim penuntut harus berjuang keras untuk menyiapkan kasus dakwaan terhadap Saddam Hussein. Ini dikarenakan mereka kekurangan saksi dan bukti-bukti untuk membuktikan mantan diktator Irak itu bersalah atas tuduhan kekejaman.Demikian diungkapkan seorang pejabat Inggris seperti dikutip surat kabar Inggris, The Times dan dilansir kantor berita AFP, Selasa (8/6/2004).Padahal sejauh ini pasukan pendudukan Irak pimpinan AS telah menangkap 40 dari 55 orang yang masuk dalam daftar buronan terkait rezim Saddam. Namun tidak satu pun dari mereka yang mau memberikan kesaksian di pengadilan."Ini faktor ketakutan," ujar pejabat Inggris yang tidak disebutkan identitasnya. Menurutnya, para tahanan Irak itu takut akan terjadi pembalasan terhadap anggota keluarga mereka jika memberi bukti vital menyangkut Saddam."Saddam bisa saja di tahanan namun para tahanan lain tahu bahwa dari pengalaman yang sudah-sudah, jika mereka menyerahkan 'bukti Ratu', pembalasan akan dilakukan terhadap anggota keluarga mereka," ujar pejabat tersebut.Bahkan menurut sumber The Times tersebut, Saddam telah menyembunyikan semua bukti tertulis seputar tanggung jawab langsungnya atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.Saddam yang kini ditahan AS di sebuah lokasi rahasia, akan diadili oleh sebuah pengadilan khusus Irak. Ia mungkin akan diadili atas pembunuhan warga Syiah di Irak selatan pada tahun 1980-an dan 1990-an, serta tuduhan kejahatan perang terhadap warga Kuwait. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini