"Dua giginya patah karena dipukul suporter," kata sumber detikcom, Kamis (8/4) pagi.
Kejadian tersebut terjadi ketika para suporter usai menonton pertandingan sepakbola Persija vs Persiwa di GBK Senayan pada Rabu (7/4). Dua kelompok suporter Jakmania bentrok di luar stadion.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat mendengar kejadian tersebut, seluruh perwira menengah (pamen) di wilayah Polres Jakarta Pusat langsung meluncur ke lokasi kejadian, termasuk Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Hamidin.
"Saat datang ke lokasi, Kapolsek Cempaka Putih hendak melerai bentrok tapi tiba-tiba ada yang menghantam kepala belakang Kapolsek dengan helm," jelasnya.
Saat bersamaan itu pula, suporter lainnya menghantam wajah sang polisi. "Kapolsek langsung pingsan di tempat," jelasnya.
Petugas polisi lainnya yang melihat peristiwa tersebut mendorong massa yang berkerumun di sekitar tubuh Kapolsek yang tersungkur.
"Massa akhirnya berhasil didorong mundur dari tubuh Kapolsek," katanya.
Kompol Djoko lansung dilarikan ke RSCM untuk di-rontgen akibat hantaman helm di kepalanya. "Sekarang beliau sudah pulang dan sedang istirahat di rumahnya," terang sumber tersebut.
Akibat peristiwa tersebut, polisi menahan satu orang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Kapolsek, sementara dua orang ikut ditahan karena diduga melakukan perusakan pos polisi.
(ahy/nrl)











































