"Kami usahakan dalam minggu ini salah satu kilang bisa start-up kalau sudah aman," kata GM Pertamina Cilacap, Bambang Harijanto, kepada wartawan di Gedung Patra Graha, Jl MT Haryono, Cilacap, Rabu (6/4/2011).
Menurutnya, seluruh kegiatan produksi di kompleks tersebut otomatis dihentikan sejak api berkobar pada Jumat pekan lalu. Setelah api padam, produksi harian untuk April ini akan diupayakan sesuai target yaitu 170 ribu barrel di kilang baru dan 110 ribu barrel di kilang lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(lh/ken)











































