Dukung Mega-Hasyim, FPNI Dideklarasikan di Surabaya
Senin, 07 Jun 2004 19:45 WIB
Surabaya - Forum Perempuan Nasionalis Indonesia (FPNI) dideklarasikan di Posko Mega-Hasyim, Jl. Panglima Sudirman, Surabaya, Senin (7/6/2004). Mereka bertekad memenangkan pasangan Megawati-Hasyim Muzadi sebagai presiden dan wapres. Selain dari PDIP, pendeklarasian itu juga dihadiri aktivis perempuan PDS, LSM Perempuan, kader fatayat dan muslimat NU. Koordinator FPNI Eva K Sundari meminta agar kelompok sipil menghentikan komoditi isu perempuan selama kampanye pilpres. Dia juga meminta agar mereka bertindak produktif sehingga tercapai kesetaraan gender atas dasar penegakan hak-hak perempuan. Eva menyesalkan keluarnya fatwa yang mengharamkan pemimpin perempuan karena melanggar hak asasi, khususnya hak perempuan untuk berpolitik. Selain itu, FPNI menuntut 30 persen anggota kabinet mendatang adalah perempuan. "Kita inginnya 50-50, tapi mininal 30 persen diisi perempuan. Tuntutan ini mungkin tidak akan terealisasi, tapi setidaknya tuntutan kita didengar," katanya. Komposisi kabinet lalu, kata Eva, belum mengakomodir perempuan karena hanya 2 orang dan tidak pada pos yang strategis. Karena itu, FPNI menuntut agar perempuan tidak hanya dijadikan pelengkap dalam kabinet tetapi juga ditempatkan pada pos yang strategis.
(rif/)











































