Ita, warga RT 9/4 Desa Keranggan, Kecamatan Setu mengatakan, kemarahan massa dipicu adanya isu bahwa ada warga yang melihat ada anak yang dipaksa dibawa masuk ke mobil Avanza berwarna hitam dan kemudian mengebut ke arah Suradita, Kabupaten Tangerang melalui jalan lingkar selatan.
"Melihat itu, pengendara Avanza itu dikejar sekitar 20 motor. Tidak lama, mereka dihentikan, karena memang jalannya kecil di sini," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang tertangkap warga dan ada yang dibawa ke rumah pak lurah Agus Muhdi," katanya.
Petugas polisi masih berjaga-jaga di rumah Lurah Agus Muhdi. Sebab masih banyak massa yang ingin menghakimi.
"Udah ada yang dibawa polisi ke Polsek Cisauk satu orang, tiga masih di rumah lurah dan satu melarikan diri," ungkapnya.
(ape/ape)










































