Banjir Terjang Libya Imbas Hujan Deras, Pasokan Air Bersih-Listrik Putus

Banjir Terjang Libya Imbas Hujan Deras, Pasokan Air Bersih-Listrik Putus

Farih Maulana Sidik - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2026 02:01 WIB
Ilustrasi banjir.
Foto: Unsplash/Lucas Hron
Tripoli -

Hujan deras menyebabkan banjir parah di beberapa kota di Libya bagian barat pada Jumat malam. Banjir di Libya ini memutus aliran listrik dan pasokan air bersih serta menjebak warga di tengah terjangan lumpur.

Dilansir AFP, Sabtu (26/9/2026), Perdana Menteri Libya Abdulhamid Dbeibah memerintahkan pihak berwenang untuk segera mengerahkan sumber daya di wilayah terdampak guna memastikan respons cepat pemerintah.

Dalam sebuah pernyataan, Dbeibah menyebut bahwa ia terus memantau situasi dengan saksama dan telah memerintahkan pihak berwenang untuk membersihkan jalan serta memulihkan layanan listrik, air minum, dan telekomunikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Video dan gambar yang beredar di media sosial memperlihatkan warga terjebak di dalam kendaraan dan berusaha menyelamatkan diri dari aliran lumpur.

ADVERTISEMENT

Juru bicara pemerintah Kota Mizda, Omar Kachaka, menyebut banjir menyebabkan pemadaman listrik meluas karena sejumlah tiang listrik tumbang. Kota Mizda diketahui berpenduduk kurang dari 30.000 jiwa dengan kawasan semi-gurun sebelah selatan Tripoli yang jarang mengalami hujan lebat.

"Pemadaman listrik meluas akibat tumbangnya sejumlah tiang listrik, serta kerusakan lainnya dan tanah longsor," ucap Omar Kachaka, kepada saluran televisi setempat.

Tim penyelamat di wilayah Bani Walid, sekitar 170 kilometer (105 mil) di selatan Tripoli, berupaya mengevakuasi warga yang terjebak di dalam kendaraan yang terseret arus lumpur.

Wali Kota Nasmah Ahmed al-Sid menetapkan wilayahnya sebagai zona bencana akibat kerusakan parah yang ditimbulkan oleh hujan dan meluapnya aliran sungai musiman.

Hingga kini, pihak berwenang belum mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat bencana tersebut.

(fas/fas)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini