Pemerintah Libya Tolak Gencatan Senjata Dengan Pemberontak

Pemerintah Libya Tolak Gencatan Senjata Dengan Pemberontak

- detikNews
Sabtu, 02 Apr 2011 15:38 WIB
Tripoli - Kelompok oposisi Libya menyatakan siap untuk gencatan senjata asalkan pasukan pro-Muammar Khadafi menghentikan serangan dan mundur dari dari kota-kota yang dikuasai pemberontak. Namun tawaran itu disambut sinis oleh pemerintah Libya.

Juru bicara pemerintah Libya, Moussa Ibrahim menyebutkan bahwa syarat yang diterapkan pemberontak adalah gila.

"Para pemberontak tak pernah menawarkan perdamaian. Mereka tidak menawarkan perdamaian. Mereka cuma membuat tuntutan-tuntutan mustahil," ujar Ibrahim seperti diberitakan BBC, Sabtu (2/4/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika ini bukan gila, saya tidak tahu apa ini," imbuhnya. "Kami tak akan meninggalkan kota-kota kami. Kamilah pemerintah, bukan mereka," tandasnya.

Sebelumnya Ibrahim menyebut bahwa serangan-serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dkk atas Libya merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Sebab serangan tersebut terus menewaskan warga sipil.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini