"Kami sedang mencoba berbicara dengan Inggris, Prancis dan Amerika guna menghentikan pembunuhan rakyat. Kami mencoba menemukan solusi bersama," ujar Abdul-Ati al-Obeidi kepada media Inggris, Channel 4 seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (2/4/2011).
Al-Obeidi merupakan pejabat penting Libya yang terlibat dalam pertemuan internasional di London, Inggris yang membahas mengenai masa depan rezim Muammar Khadafi. Al-Obeidi merupakan mantan perdana menteri Libya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mengirimkan pesan yang sangat jelas bagi mereka semua, yakni bahwa Khadafi harus pergi," ujar Field kepada para wartawan.
Mohammed Ismail, pembantu senior untuk putra Khadafi, Seif al-Islam Khadafi, juga telah bertemu dan berbicara lewat telepon dengan pejabat-pejabat Inggris.
(ita/ita)











































