"Teman-teman SMA Selly akan berkunjung siang nanti. Selly senang sekali karena masih ada yang teman-teman yang mensupport dia secara moril," kata kuasa hukum Selly, Ramdan Alamsyah, kepada detikcom, Sabtu (2/4/2011). Selly mengeyam pendidikan di SMA Muhammadiyah 18 Jakarta Selatan.
Menurut dia, teman-teman SMA ingin memberikan dukungan moril bagi Selly agar menyelesaikan masalahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramdan menambahkan hari ini tidak ada agenda pemeriksaan Selly.
Selly diduga melakukan aksi penipuan dengan berbagai modus sejak 2006. Selly diduga meraup uang ratusan juta rupiah dari berbagai korbannya di Universitas Moestopo, Hotel Gran Mahakam dan Kompas Gramedia.
Sejumlah laporan telah masuk ke tangan sejumlah kantor polisi. Namun, Selly selalu lolos dari jeratan hukum. Kasus penipuan yang dilaporkan oleh sejumlah korban berujung surat pernyataan belaka, tanpa selly bertanggung jawab.
Selly ditangkap di Hotel Amaris Kuta, Denpasar, Bali pada Sabtu 26 Maret 2011. Ia tertangkap sedang berduaan dengan kekasihnya, Bima, seorang mahasiswa PTN ternama di Yogyakarta.
(aan/ndr)











































