"Saya dengan ketulusan hati mengimbau organisasi internasional dan mereka dengan tanggung jawab politik dan militer untuk segera memulai sebuah dialog untuk menghentikan penggunaan senjata," katanya kepada jemaat di Vatikan seperti dilansir AFP, Minggu (27/3/2011).
"Dihadapkan dengan berita yang lebih dramatis datang dari Libya, keprihatinan saya terkait keselamatan dan keamanan penduduk sipil terus tumbuh, seperti ketakutan saya untuk bagaimana situasi yang berkembang dengan penggunaan senjata," katanya.
"Pada saat-saat ketegangan tertinggi, menjadi lebih mendesak untuk menggunakan setiap metode diplomatik yang tersedia dan untuk mendukung bahkan sinyal terlemah dari keterbukaan dan kemauan untuk rekonsiliasi dari semua pihak yang terlibat," tuturnya.
Menyusul dimulainya operasi militer internasional untuk memberlakukan zona larangan-terbang di Libya, Paus mendesak para pemimpin dunia untuk menjamin "keselamatan warga Libya dan jaminan akses untuk bantuan kemanusiaan."
(nrl/vta)











































