"Kalau menyangkut citra PKS pasti tercoreng, karena selama ini kan mereka membuat image partai yang bersih, yang bermoral dan beretika. Tetapi tenyata pendirinya sendiri mengungkap hal yang tidak beda dengan yang lain," ujar pengamat politik UI, Iberamsjah, ketika dihubungi detikcom Selasa (22/3/2011).
Menurut Iberamsjah, pendukung PKS mengidamkan pemimpin yang bersih. Dan jika tuduhan ini terbukti, barisan pendukungnya ini tak akan ragu meninggalkan PKS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Profesor ini tidak melihat apa yang dilakukan Yusuf Supendi dengan melaporkan para petinggi PKS ke Badan Kehormatan DPR dan KPK, merupakan upaya politik untuk menjegal PKS. Meski kemungkinan selalu ada, ia tidak melihat ada agenda kelompok lain dibalik manuver Yusuf ini.
"Yusuf tidak ada target, ia tidak mencari materi atau kekuasaan. Saya kira ia hanya membersihkan PKS dari orang-orang tercela. Usaha itu tidak ada dorongan pihak lain. Ini upaya Yusuf untuk membersihkan partai yang didirikannya, saya lebih percaya itu," terang penggondol gelar doktor dari UI ini.
Praktek korupsi yang dituduhkan Yusuf tersebut diantaranya adalah penggelapan dana kas PKS yang dilakukan oleh Sekjen PKS, Anis Matta, senilai Rp 10 Milyar.
(adi/rdf)











































