"Ini aman untuk dilalui kendaraan, baik kendaraan kecil (sejenis sedan) bahkan kendaraan besar (bus/truk)," ujar Corporate Secretary PT Jasa Marga, Okke Merlina, dalam pesan tertulisnya kepada detikcom, Selasa (22/3/2011).
Dia mengatakan, berdasar hasil inspeksi diketahui kerusakan terjadi pada expantion joint (sambungan muai) di lokasi tersebut. Expantion joint yang dimaksud berjarak sekitar 50 meter dari awal ramp (ramp nose).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Informasi kerusakan itu diterima PT Jasamarga pada 17 Maret 2011. Pada hari itu juga perbaikan langsung dilakukan pada malam hari dengan mengganti material yang rusak (terkelupas).
Okke menegaskan, di jembatan tersebut tidak terjadi amblas atau pun lubang yang membahayakan pengguna jalan tol. "Sejak hari Jumat, 18 Maret 2011, yang terkelupas sudah kami tutup dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Hanya saat penanganannya saja mungkin lalu lintas agak terkendala. Semua sudah baik-baik saja," terang Okke.
(vit/lh)











































