Dengan membawa bendera berwarna dasar putih dan bergambarkan sketsa wajah Munir, mereka meneriakkan agar Muchdi Pr tidak diterima menjadi anggota. Mereka menilai Muchdi Pr terlibat dalam kasus pembunuhan Munir belum selesai sehingga harus ditolak.
"Kedatangan kami di PPP untuk merespon bergabungnya Muhdi Pr. Ia belum diperiksa dalam kasus Munir. Tangannya masih berdarah. Jangan sampai Muchdi Pr merapat dan menggoda untuk bersembunyi di balik kebesaran PPP," ujar koordinator lapangan Sahabat Munir, Riski, di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2011).
Rencananya mereka akan berkeliling Jakarta untuk mengingatkan masyarakat bahwa kasus pembunuhan Munir belum terungkap. Aksi konvoi tersebut merupakan agenda rutin yang biasa dilakukan Sahabat Munir setiap hari Selasa.
"Mari kita konvoi keliling Jakarta untuk memberitahu kalau sampai detik ini kasus Munir belum tuntas," imbuhnya kepada ketiga belas Sahabat Munir lainnya. Mereka sendiri berkonvoi dengan menggunakan motor untuk keliling Ibu Kota.
"Kami wanti-wanti agar PPP lebih cerdas dalam memilih kadernya," pinta Riski sebelum melanjutkan konvoi.
(feb/nwk)











































