Gayus Jadi Hakim Agung, Ruhut Kehilangan Sparring Partner

Gayus Jadi Hakim Agung, Ruhut Kehilangan Sparring Partner

- detikNews
Senin, 21 Mar 2011 15:01 WIB
Gayus Jadi Hakim Agung, Ruhut Kehilangan Sparring Partner
Jakarta - Ruhut Sitompul mendukung langkah Gayus Lumbuun mencalonkan diri sebagai hakim agung. Bila nanti Gayus terpilih, politisi anggota Fraksi Partai Demokrat itu mengaku akan merasa sangat kehilangan lawan berdebat dalam rapat-rapat Komisi III DPR.

"Ya saya kehilangan sparring partner di Komisi III. Sebab biasanya dalam rapat yang berdebat hukum, cuma saya dan Pak Gayus," ujar Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/3/2011).

Meski demikian Ruhut menyatakan dukungannya kepada Gayus Lumbuun menjadi salah seorang hakim agung baru. Terlebih pada dasarnya Gayus memang punya pengalaman praktis di bidang hukum dan karenanya mempunyai hak untuk mencalonkan diri untuk menjadi hakim agung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bagus, itu hak dia. Saya mendukung. Dia arif dan bijaksana, profesor hukum pula," kata Ruhut yang juga praktisi hukum.

Karir Gayus Lumbuun di bidang hukum dimulai sebagai advokat. Dia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) serta Ketua Dewan Penasihat Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

Di bidang akademik, Gayus meraih gelar Guru Besar bidang hukum dan sempat menjadi Rektor Universitas Krisnadwipayana. Sementara di bidang politik, sejak bergabung dengan PDI Perjuangan dan menjadi legislator, dia aktif dalam Komisi III DPR yang membidangi Hukum dan Keamanan.

Seperti diketahui, saat ini Mahkamah Agung membuka lowongan hakim agung baru sebanyak 10 orang. Pendaftaran dibuka sejak awal Maret hingga Rabu esok. Dari MA telah mendaftar sebanyak 47 hakim karier. Sedangkan dari non-hakim karier, yang mendaftar jumlahnya masih bisa dihitung dengan jari.


(lh/nrl)


Berita Terkait