"Itu hanya sebuah pesan, intinya kami akan melawan anda, jelas-jelas itu," ujar Kepala BNPTย Ansyaad Mbai saat acara diskusi Polemik di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu(19/3/2011).
Mengapa target tersebut harus dilawan? Ansyaad menyebut Ulil Abshar Abdalla dianggap para pelaku sangat menentang perbuatan terorisme yang mengatasnamakan agama. Sedangkan Kepala BNN Gories Mere disebut Ansyaad sebagai orang yang sangat garang dalam memberantas pelaku teror saat menjadi Kadensus 88 Mabes Polri dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka dipersepsikan Yahudi dan mereka musuh, jaringan teroris anggap itu, itu terlihat sekali di 4 target itu," katanya.
Seperti diberitakan, pada Selasa (15/3) sore kemarin, publik digemparkan dengan meledakknya bom buku di kantor Jaringan Islam Liberal (JIL). Akibat peristiwa ini Kasatย Reskrim Kompol Dodi Rahmawan yang berusaha menjinakkan bom dengan arahan rekannya lewat ponsel, tangan kirinya putus.
Tak hanya itu saja, pada malam harinya tim Gegana Mabes Polri berhasil mengamankan dengan meledakkan bom buku serupa di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN). Pada waktu yang hampir bersamaan, tim Gegana juga berhasil mengamankan bom yang bentuknya mirip di rumah kediaman Ketua Pemuda Pancasila Yapto S Soeryosumarno.
Pada Kamis (17/3) lalu juga ditemukan paket buku diduga bom di rumah Ahmad Dhani. Pada Jumat (18/3/) kemarin bom meledak di dekat kluster Monaco, Kota Wisata, Cibubur, Bogor.
(fjp/ken)











































