Anas: Kasus Bom, Peran Intelijen Harus Ditingkatkan

Anas: Kasus Bom, Peran Intelijen Harus Ditingkatkan

- detikNews
Sabtu, 19 Mar 2011 01:05 WIB
Surabaya - Maraknya aksi teror bom yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia, dinilai karena lemahnya kinerja intelijen. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum berharap, aparat keamanan segera melaksanakan instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Aksi bom apakah satu atau banyak harus menjadi perhatian yang serius oleh pemerintah dan lebih khusus aparat keamanan," ujar Anas Urbaningrum di sela-sela resepsi Hari Pers Nasional yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (18/3/2011).

Anas mengatakan, teror bom akan mengganggu rasa aman masyarakat. Padahal, menurutnya, rasa aman itu sangat penting dan berharga bagi publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena itu, sebaiknya aparat betul-betul bergerak cepat dan arahan presiden (SBY) betul-betul dilaksanakan. Jangan memberi ruang sekecil apapun untuk munculnya, apalagi meluasnya teror bom," tuturnya.

Maraknya aksi teror bom, kata Anas, juga tidak menutup kemungkinan dikarenakan lemahnya peran intelijen dan kurang tanggap. Pria asal Blitar Jawa Timur ini berharap, intelijen dapat meningkatkan daya endusnya sehingga tindakan preventif bisa dilakukan secara efektif.

"Yang paling penting adalah meningkatkan kinerja intelijen kita. Jadi kalau muncul kasus seperti ini, berarti kinerja intelijen harus ditingkatkan," tegasnya.

"Dan peran serta masyarakat juga penting dan harus ditingkatkan. Karena kasus teror bom sering kali terdeteksi oleh masyarakat," jelasnya.

(roi/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads