Demikian pernyataan Presiden SBY ketika membuka sidang kabinet paripurna yang mengagendakan pembahasan draft RKP dan RAPBN 2012 di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (17/3/2011).
"Dulu bisa ungkap dan tidak terlalu lama. Sekarang pun kalau semua bekerja serius, bisa diungkap," kata SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan menganggap ini biasa-biasa saja, lakukan segala sesuatunya untuk melindungi warga kita. Jangan tidak mengantisipasi, tidak melakukan kegiatan-kegiatan intelijen dengan demikian setiap saat kita bisa menghadapi kejadian seperti itu," tegas SBY.
Presiden mengingatkan, boleh jadi kelompok yang selama ini melakukan aksi teror mengubah taktik dan teknik strateginya. Menghadapi perubahan pola tersebut, petugas keamanan tidak boleh lengah melakukan antisipasi namun tepat berhati-hati dalam bertugas.
"Saya meminta jajaran keamanan dan intelijen bekerjalah secara penuh. Saya akan mengikuti dan memantau perkembangannya. Tidak ada yang lebih penting bagi masyarakat selain rasa aman, di samping terpenuhinya kebutuhan dasar," sambung SBY.
(lh/ndr)











































