Pendukung Mega-Hasyim di Surabaya Mengaku Diteror

Pendukung Mega-Hasyim di Surabaya Mengaku Diteror

- detikNews
Senin, 31 Mei 2004 20:08 WIB
Surabaya - Aktivis Kaum Muda Nadliyin (KMN) yang selama ini mendukung Megawati-Hasyim Muzadi mengaku diteror oleh orang tak dikenal. Peneror lewat telepon mengancam akan membakar Sekretariat KMN.Hal itu disampaikan Koordinator KMN, A. Yok Zakaria Irfani, dalam jumpa pers di Posko Mega-Hasyim, Jl. Panglima Sudirman, Surabaya, Senin (31/5/2004).Meski teror yang diterima baru melalui telepon, KMN menganggapnya sebagai ancaman yang serius. KMN akan segera melaporkannya kepada polisi. "Saya anggap ini serius karena bila teror ini terus menerus dilakukan maka demokrasi akan mati," kata Yoyok, panggilan akrab Yok. Teror terhadap KMN makin meningkat selama 3 hari akhir-akhir ini. Peneror menuduh KMN mendalangi aksi anti militerisme di Jawa Timur (Jatim). Selain memaki-maki, peneror juga mengancam akan membakar kantor KMN, di Jl. Wiyung, Gang Pasar, Surabaya. KMN lantas mendesak polisi untuk mewaspadai setiap gerakan politik berbau teror karena dikhawatirkan akan menjadi bagian sabotase politik untuk menggagalkan Pemilu.KMN juga menyerukan agar semua anggota TNI tetap netral dalam Pilpres mendatang. "Terlalu mahal bagi anggota TNI kalau hanya untuk dukung mendukung capres tertentu," kata Yok. Sayang KMN belum meminta print out dari Telkom yang berisi data telepon yang diterima ormas itu. (iy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads