"Saya bingung kerusakan ini harus jadi tanggung jawab siapa? Mungkin Dinas Pertamanan ya?" kata Diran dengan wajah agak pucat di lokasi, Jl Raden Patah, Jakarta Selatan, Rabu (16/3/2011).
Diran pantas bingung, sebab Nissan Elgrand hitam bernopol B 190 IL terhimpit pohon berdiameter 1,5 meter dan bertinggi sekitar 10 meter yang roboh. Bagian depan dan belakang mobil tergencet dahan pohon yang besar. Diran bahkan sempat tidak bisa keluar dari mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan, sebelum peristiwa terjadi, dia tengah menyetir untuk menjemput bosnya. Namun tiba-tiba saja ada pohon besar yang roboh menimpa mobil yang dinaikinya.
"Tiba-tiba pohon itu ambruk menimpa atap dan kaca depan mobil saya. Pas saya sedang berada di dalam mobil. Saya sempat memundurkan mobil untuk mencari celah agar bisa keluar dari pohon, tapi tidak bisa," terang Diran.
Dia menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Kendati sempat terjepit, untungnya Diran tidak mengalami luka-luka.
"Ini kan saya sedang mau menjemput bos saya, posisi saya sedang melaju tiba-tiba pohon tumbang," ucap Diran. Dia kemudian sibuk menghubungi bosnya melalui handphone.
Livina hitam B 2287 DB yang tengah melintas di jalan tersebut juga menjadi korban pohon ambruk. Atap bagian belakang mobil sampai hampir terbelah. Kaca belakang mobil pun pecah.
"Saya kaget waktu itu pohon jatuh di atas mobil. Alhamdulillah saya dan bos saya tidak ada yang luka," ucap sopir mobil tersebut, Asep Kurniawan.
Pantauan detikcom pukul 18.15 WIB, petugas Dinas Pertamanan DKI Jakarta masih sibuk memotong pohon yang tumbang. Ruas Jalan Raden Patah dari arah Masjid Al Azhar menuju Jalan Patimura sudah bisa dilalui. Sementara itu arah sebaliknya masih belum bisa dilalui karena pemotongan pohon belum selesai. Elgrand B 190 IL dan Livina B 2287 DB sudah terbebas dari himpitan pohon. Kedua mobil itu kini berada di pinggir jalan bersama dengan potongan-potongan pohon.
(vit/asy)










































