"Untuk kembali kemari perjuangannya berat. Di sana saya ditanya macam-macam. Belum lagi saya harus mendapatkan surat bebas radiasi," ujar Neil Ikhsan, salah satu dari 99 WNI yang pulang ke tanah air, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (15/3/2011) malam.
Tak hanya itu saja, Neil mengatakan, dirinya dan sejumlah warga lain termasuk WNI harus menjalani tes pemeriksaan bebas nuklir lebih dari satu kali. Hal itu diperparah karena tidak semua klinik kesehatan bisa melakukan pemeriksaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Neil mengaku dirinya terlambat untuk menyelamatkan diri, ketika warga lainnya sudah berhamburan meninggalkan kawasan Fukushima tengah. Begitu juga saat ada informasi terkait bocornya nuklir di salah satu PLTN di Fukushima.
"Saya memang sempat khawatir terkena radiasi, ketika terjadi gempa, saya baru sadar, saya termasuk yang paling akhir meninggalkan kawasan di sana," papar Neil yang merupakan mahasiswa di Fukushima Technology College ini.
(fjp/her)











































