Parlemen AS Serukan Penghentian Nuklir

Krisis Nuklir Jepang

Parlemen AS Serukan Penghentian Nuklir

- detikNews
Senin, 14 Mar 2011 13:21 WIB
Parlemen AS Serukan Penghentian Nuklir
Washington - Keadaan darurat nuklir yang terjadi di Jepang menimbulkan kekhawatiran Amerika Serikat. Para anggota parlemen AS menyerukan pemerintah AS untuk menghentikan sementara pengembangan nuklir dalam negeri.

"Saya telah menjadi pendukung setia tenaga nuklir karena itu bersifat domesktik, milik kita dan itu bersih," ujar Senator berpengaruh Joseph Lieberman kepada stasiun televisi CBS seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (14/3/2011).

"Meski begitu saya pikir kita harus dengan tenang dan cepat menghentikannya sampai kita bisa menyerap apa yang telah terjadi di Jepang sebagai akibat gempa bumi dan tsunami," ujar Lieberman yang menjadi ketua Komite Keamanan Dalam Negeri Senat AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diimbuhkan Lieberman, para ahli kemudian harus melihat apa lagi yang diperlukan untuk dipenuhi dari pembangkit-pembangkit listrik tenaga nuklir baru yang akan kita bangun.

Presiden Barack Obama ingin meningkatkan tenaga nuklir sebagai bagian dari upaya AS untuk mengurangi ketergantungan negara tersebut pada minyak dan batubara asing.

Pemerintahan Obama telah mengalokasikan dana US$ 18,5 miliar untuk memacu pengembangan nuklir. Beberapa bulan lalu, seorang pejabat AS mengungkapkan, pemerintahan Obama berkomitmen untuk meluncurkan kembali industri tenaga nuklir sebagai kunci penting membawa negeri itu ke perekonomian energi yang bersih.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads