"Kita tunggu reconfirm partai koalisi untuk membangun karya monumental pemerintahan SBY-Boediono sebagai pemerintahan periode kedua Presiden SBY hingga tahun 2014," ujar Sekjen PAN, Taufik Kurniawan, dalam diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2011).
Hal ini disampaikan Taufik melihat indikasi kembalinya PKS menyusul Golkar ke koalisi.
Namun PAN berharap tetap ada upaya konkret dari evaluasi koalisi. Partai koalisi harus berada pada satu barisan mendukung kebijakan pemerintah.
"Semakin banyak stake holder yang bergabung dalam koalisi membuat pemerintahan ini lebih stabil. Tapi coba di reformat perlu diselaraskan lagi frekuensinya sehingga stereo systemnya masuk," saran Taufik.
Taufik berharap semua pihak memahami evaluasi koalisi yang dilakukan presiden SBY tidak terkait reshuffle kabinet.
"Evaluasi koalisi tidak ada hubungannya dengan isu reshuffle. Reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden yang partai koalisi sekalipun tidak dapat ikut campur," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan Golkar meminta partai koalisi menerima kembali PKS ke koalisi pemerintahan. Partai Golkar berharap PD dan partai koalisi lain mau melupakan perbedaan pendapat di angket mafia pajak yang memicu evaluasi koalisi.
(van/gun)











































