Sebelum Dilarikan ke RS, Rosihan Anwar Mengeluh Sakit di Dada

Sebelum Dilarikan ke RS, Rosihan Anwar Mengeluh Sakit di Dada

- detikNews
Senin, 07 Mar 2011 20:34 WIB
Sebelum Dilarikan ke RS, Rosihan Anwar Mengeluh Sakit di Dada
Jakarta - Wartawan senior Rosihan Anwar sempat mengeluhkan sakit yang dialami sebelum akhirnya dibawa ke RS MMC, Kuningan, Jakarta Selatan. Rosihan mengeluhkan sakit di bagian dada dan mengalami sesak nafas.

"Kami belum dapat hasil diagnosanya. Bapak merasa sakit dan sesak di dada, memang kebetulan jadwal kontrol hari ini," ujar putri bungsu Rosihan, Naila Karima, di depan ruang ICU, RS MMC Kuningan, Jakarta, Senin (7/3/2011).

Wartawan senior ini masuk ke RS MMC sekitar pukul 18.20 WIB. Sementara rasa sakit dan sesak di dada, dikeluhkannya sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga saat ini Rosihan masih berada di ruang ICU RS MMC Kuningan untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang sedang tidur, bapak memang kurang tidur soalnya. Setiap kali mau dibawa ke RS tidak mau," ujar Naila yang juga dokter di RS tersebut.

Selama ini, Rosihan Anwar dikenal sebagai wartawan yang tangguh dan pantang menyerah. Di usianya yang senja, dia masih sering menghadiri berbagai forum, termasuk diskusi rutin yang digelar Editors Club maupun menghadiri acara-acara bersama para pemimpin redaksi dan tokoh pers.

Dia juga masih aktif menulis kolom di sejumlah media massa. Dia juga sering menyampaikan kritikan pedas, terkadang membuat humor. Pak Ros juga .

Pada 5 September 2010, Rosihan Anwar ditinggalkan oleh istri tercintanya Siti Zuraida. Saat melepas sang istri di TPU Karet, Rosihan tampak sangat berduka. Sejak itu kesehatannya mulai turun drastis.

Rosihan Anwar lahir di Kubang Nan Dua, Sumatera Barat, 10 Mei 1922. Selain sebagai wartawan tiga jaman, dia juga dikenal sebagai sejarahwan, sastrawan dan budayawan.

Karir jurnalistik dilakoninya sejak berumur 20-an tahun di koran Asia Raya (1943). Lalu memimpin redaksi harian Siasat (1947-1957) dan Pedoman (1948-1961). Di lingkup organiasi, Rosihan Anwar tercata sebagai salah seorang pendiri PWI dan menjabat sebagai Ketua Umum selama enam tahun sejak 1968.

(her/lh)


Berita Terkait