Peringatan itu disampaikan pemerintah China melalui surat kabar Beijing Daily, yang menjadi juru bicara partai berkuasa China, Partai Komunis.
"Semua orang tahu bahwa stabilitas merupakan berkat dan kekacauan adalah bencana," tulis harian tersebut seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (5/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya kepolisian China selalu menggagalkan rencana aksi-aksi demo yang digelar tiap akhir pekan. Bahkan kabarnya, beberapa wartawan asing yang datang ke lokasi yang akan menjadi tempat demonstrasi dipukuli.
Diingatkan bahwa aksi-aksi demo yang telah menggulingkan pemerintahan di Tunisia, Mesir dan kini tengah mengancam rezim Libya, telah mendatangkan bencana bagi rakyat mereka.
"Kerusuhan telah mendatangkan bencana besar bagi rakyat negara-negara tersebut," tulis surat kabar tersebut dalam kolom komentarnya.
"Perlu diingat bahwa di dalam dan luar negeri ada orang-orang dengan motif tersembunyi yang mencoba mendatangkan kekacauan itu ke China. Mereka telah menggunakan Internet untuk mendorong perkumpulan ilegal," demikian Beijing Daily.
"Selalu ada orang-orang di dalam dan luar negeri yang ingin mengeksploitasi masalah-masalah yang ada dalam pembangunan kita untuk memprovokasi masalah," tulis media tersebut.
Melalui Beijing Daily, pemerintah China juga menyerukan warganya untuk bersungguh-sungguh menjaga keharmonisan dan stabilitas.
(ita/ita)










































