ICW: Capres Harus Memilih Bentuk Kampanye yang Tepat

ICW: Capres Harus Memilih Bentuk Kampanye yang Tepat

- detikNews
Jumat, 21 Mei 2004 17:33 WIB
Jakarta - Dana kampanye yang besar tidak terbukti efektif untuk menaikkan suara parpol di daerah perkotaan pada pemilu legislatif. Karena itu, capres dan cawapres harus memilih bentuk kampanye yang tepat untuk memenangkan pemilu 5 Juli mendatang.Demikian dikatakan peneliti Indonesia Corruption Wacth (ICW) Febri Hendri kepada wartawan di Kantor ICW, Jl. Kalibata Timur, Jakarta, Jumat (21/5/2004). "Sebaiknya untuk pilpres mendatang, capres dan cawapres memilih bentuk dan substansi kampanye yang tepat sehingga dapat menetralisir sentimen negatif yang saat ini terdapat pada pemilih perkotaan," ujarnya. Menurut Febri, pihaknya telah melakukan penelitian di 9 kota di Indonesia pada pemilu legislatif lalu. Kesembilan kota itu adalah Lampung, Bandung, Padang, Pontianak, Samarinda, Surabaya, Makassar, Mataram dan Jakarta. Penelitian dilakukan dengan wawancara terhadap 1500 pemilih yang baru keluar TPS pada pemilu 5 April lalu. Hasilnya, perolehan suara PDIP dan Partai Golkar merosot di 9 kota itu. Suara kedua parpol itu berada di bawah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat. Padahal berdasarkan pantauan ICW, PDIP dan Partai Golkar merupakan parpol yang banyak menghabiskan dana kampanye dibandingkan partai lain. "Sebanyak 65 persen responden mengaku tidak menyukai kampanye PDIP. Meski sangat meriah, kampanye yang berbentuk arak-arakan itu mengganggu ketertiban umum dan tidak terkontrol," katanya. Febri menambahkan pihaknya menuntut agar dana kampanye parpol pada pemilu legislatif lalu segera dibuka sumbernya. "Demikian pula untuk iklan capres dan cawapres yang mulai dipasang di media," tandasnya. (rif/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads