DK PBB Serukan Israel Hentikan Demolisi di Rafah
Jumat, 21 Mei 2004 01:09 WIB
Den Haag -
DK PBB melalui resolusinya menyeru agar Israel menghentikan aksi demolisi rumah-rumah warga Palestina di kamp pengungsi Rafah. DK juga mengingatkan agar Israel menghormati hukum kemanusiaan internasional.Demikian situsweb PBB hari ini memberitakan. Sebanyak 14 negara anggota DK mendukung resolusi tersebut, sedangkan sekutu setia Israel yakni AS, yang biasanya memveto, kali ini lumayan dengan hanya bersikap abstain. Resolusi diambil pada Rabu waktu setempat atau Kamis (20/5/2004) WIB.Melalui resolusi, DK antara lain menyampaikan keprihatinannya atas situasi kemanusiaan warga Palestina di Rafah akibat aksi militer Israel yang mendemolisi rumah-rumah mereka dan menyeru agar diberikan bantuan darurat.Resolusi juga menyeru kedua pihak untuk memenuhi kewajibannya sesuai rencana Peta Jalan, sebuah rencana damai yang disponsori PBB, Uni Eropa, Federasi Rusia dan AS. Rencana itu meminta mereka melakukan serangkaian langkah paralel dan bersifat resiprokal menuju terwujudnya dua negara yang hidup berdampingan secara damai pada 2005.Sebelumnya Rabu, Sekjen PBB Kofi Annan mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pendekatan dengan Menlu AS Colin Powell dan Penasehat Keamanan Nasional Condoleezza Rice, mendiskusikan situasi dengan mereka mengenai perlunya mengendalikan situasi.Aksi kekerasan Israel di Rafah dilaporkan telah menimbulkan bencana kemanusiaan yang memprihatinkan. Awal pekan ini UNRWA, lembaga PBB yang menangani pengungsi, menyampaikan data bahwa 2.200 warga Palestina telah terusir dari rumah-rumah mereka tanpa ada tempat penampungan. Sejak awal Mei saja Israel sekurangnya telah mendemolisi 191 rumah warga Palestina sepanjang Jalur Gaza, hingga rata dengan tanah.
(es/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































