TKW Kupang Alami Penyiksaan Terkejam di Malaysia
Kamis, 20 Mei 2004 16:00 WIB
Jakarta - "Penderaan Paling Kejam" itulah judul sebuah berita utama di koran terbitan Malaysia, Utusan. Berita itu juga bisa disaksikan di edisi internetnya di www.utusan.com.my. Dalam berita itu dipaparkan seorang TKW asal Indonesia, Nirmala Bonat (19) yang mengalami penyiksaan hebat dari majikan wanitanya di Kuala Lumpur. Harian Utusan menyamakan penyiksaan itu dengan kekejaman tentara AS pada tahanan Irak di Abu Gharib. Koran itu juga memasang foto-foto Nirmala sebelum dan sesudah disiksa.Gadis hitam manis itu tampak tersenyum gembira dalam foto pertamanya. Tapi foto di sampingnya memperlihatkan wajah gadis itu yang lebam kebiruan dan penuh luka bakar. Demikian juga dengan tangan, punggung, dan kedua payudaranya. Benar-benar mengerikan!Harian itu juga melaporkan, Nirmala terpaksa kabur dari rumah majikannya untuk mencari pertolongan karena tidak tahan dengan penyiksaan yang dideritanya. Gadis asal Kupang, Nusa Tenggara Timur, itu mulai disiksa sejak lima bulan lalu. Nirmala bekerja pada keluarga yang tinggal di sebuah kondominium di Jl.Sultan Ismail, Kuala Lumpur.Kebiadaban luar biasa yang dilakukan majikan galak itu misalnya dengan menyetrika kedua payudara Nirmala hingga mengalami luka bakar parah. Bagian belakang badan juga disiram air panas. Kedua tangannya juga hangus karena direndam dalam air panas."Saya terpaksa melarikan diri karena tidak tahun dipukuli setiap hari oleh majikan sejak lima bulan lalu," kata Nirmala setelah mendapat perlindungan di KBRI Kuala Lumpur.Dia mulai disiksa pada bulan ketiga dia menjadi PRT pasangan suami istri yang mempunyai empat anak itu. Kekerasan pertama dialaminya saat dia memecahkan sebuah cawan. Majikannya langsung menyiramkan air panas ke badan Nirmala."Sejak itu, sekurang-kurangnya sekali sehari saya dipukul meskipun saya hanya melakukan kesalahan kecil," aku Nirmala.Nirmala menyatakan, dia datang ke Malaysia melalui agen tenaga kerja yang sah untuk bekerja sebagai pembantu rumah pada September 2003. Sebelum bekerja, dia ditraining selama 2 minggu. "Lalu saya bekerja dan tidak menyangka akan mendapat perlakuan buruk," sesalnya.Gadis manis itu menuturkan, perbuatan kejam seperti disiram air panas, dipukul dengan benda keras atau menggunakan besi panas, hanya dilakukan oleh majikan perempuannya yang tidak mempunyai pekerjaan di luar rumah.Majikan wanita itu juga telah memaksa Nirmala menandatangani sepucuk surat yang mengatakan Nirmala mencederai dirinya sendiri. Suami majikan wanita itu bekerja pada sebuah perusahaan tidak berbuat apa-apa walaupun mengetahui tindakan kejam isterinya.Polisi setempat telah menahan wanita majikan Nirmala berusia 34 tahun itu.
(nrl/)











































