Kemlu: Dubes RI Datangi Kemlu Korsel untuk Clear-kan Insiden Laptop

Kemlu: Dubes RI Datangi Kemlu Korsel untuk Clear-kan Insiden Laptop

- detikNews
Senin, 21 Feb 2011 18:20 WIB
Jakarta - Dubes RI di Korsel, Nicholas Tandi Dammen, mendatangi kantor Kemlu Korsel pagi tadi. Langkah ini diambil guna menyelesaikan urusan laptop yang sempat hilang di Hotel Lotte. Indonesia ingin memperjelas kabar yang simpang siur terkait insiden tersebut.

"Kita ingin jelas permasalahannya, dengan demikian agar clear," kata juru bicara Kemlu Michael Tene saat dihubungi detikcom, Senin (21/2/2011).

Dia menjelaskan, kasus itu selain diadukan ke Kemlu Korsel, juga dilaporkan ke kepolisian setempat untuk diselidiki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi saya kira insiden itu hal yang tidak kita inginkan. Barangnya sempat hilang tapi sebentar kemudian ditemukan security hotel," ujarnya.

Versi Tene ini agak berbeda dengan penjelasan Menperin MS Hidayat. Menurut Hidayat, tiga orang masuk kamar anak buahnya (Rojih Almansyur) dan mengambil laptop. Tiga orang itu mengaku disuruh orang mengambil laptop di kamar 2061 tapi salah masuk ke kamar 1961 yang dihuni Rojih. Masalah telah dianggap selesai setelah orang salah masuk itu mengembalikan laptop. Hidayat tidak menyebutkan "laptop ditemukan security hotel".

Dubes RI di Korsel, Nicholas Tandi Dammen, mendatangi kantor Kemlu Korsel pada Senin pagi untuk mencari kerjasama dengan Park Hae-yun, pejabat sementara Kemlu yang menangani masalah Asia Selatan dan Pasifik.

Nicholas meminta Kemlu Korsel memverifikasi berita bahwa tiga orang yang membobol ruangan delegasi Indonesia di Hotel Lotte pada 16 Februari lalu adalah anggota Badan Intelijen Nasional (National Intelligence Service/NIS) Korsel.

Sementara pejabat di Jakarta beramai-ramai menegaskan bahwa tidak ada data militer penting yang hilang sebab delegasi tidak membawa data penting.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini