"Untuk sementara puluhan pekerja itu akan ditempatkan di stadion olahraga lainnya maupun gelanggang olah raga yang juga milik DKI," ujar Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta, Ratiyono, di Jakarta, Senin (21/2/2011).
Dari 60 orang pekerja tersebut, 10 orang berstatus Pegawai Negeri Sipil. Sedangkan 50 orang sisanya adalah pekerja lepas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Disorda DKI telah meminta kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Stadion Lebak Bulus untuk segera menyosialisasikan rencana pengalihan dan pembongkaran Stadion Lebak Bulus menjadi stasiun dan depo mass rapid transit (MRT). Agar para karyawan tidak merasa ada yang aneh saat tiba waktunya.
"Saya harapkan Kepala UPT Stadion Lebak Bulus menyampaikan informasi ini kepada para pekerja. Sehingga mereka tidak resah dan khawatir akan kehilangan pekerjaan," pesan pria berkacamata ini.
Pembongkaran ini, terkait akan dibangunnya terminal pusat MRT. Rencananya pembongkaran akan dilakukan akhir tahun ini.
Belum jelas ke mana stadion tersebut akan dipindahkan. Saat ini sudah ada 3 lokasi yang tengah dibidik, yaitu dua di kawasan TB Simatupang dan satunya berada di Jalan Ampera Raya.
(lia/mad)











































