"Kalau dalam angket Century benang merah pelanggaran jelas. Sementara potensi kerugian negera di Century juga nampak. Sebaliknya di angket pajak ini ada kesan tiba-tiba. Tidak ada angin tiba-tiba hujan," ujar Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/2/2011).
Muzani menuturkan tujuan penggunaan angket mafia pajak tidak terlalu krusial. Apalagi ada sejumlah partai yang ingin memanfaatkan angket mafia pajak untuk sekedar membersihkan nama baiknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah terbuka peluang Gerindra menolak angket mafia pajak? lalu kapan akan diambil keputusan?
"Terbuka peluang , sedang dikaji sikap-sikap kita. Nanti akan diputuskan nanti malam. Intinya kita belajar dari kasus Century," jawab Muzani menegaskan.
(van/ndr)











































