Seperti dilansir AFP, Kamis (17/2/2011), korban tewas saat terjadi bentrokan antara massa dengan pihak keamanan yang mengamankan aksi. Peristiwa ini terjadi di kota Benghazi. Selain korban tewas, banyak juga korban luka-luka.
Rakyat Libya hari ini menggelar demonstrasi "Hari Kemarahan" ditujukan pada Moamar Khadafi. Aksi ini dilakukan dua hari setelah bentrokan pendemo dan aparat di kota kedua di Libya, Benghazi, yang melukai belasan orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Libya memiliki tingkat kepemilikan komputer yang sangat tinggi dibandingkan dengan standar di Afrika Utara, dan sampai saat ini memiliki akses cukup bebas ke Internet. Tapi Kadhafi secara agresif memenjara, menyiksa atau membunuh tokoh oposisi anti-rezim, dari kelompok demokratik atau Islam.
Kerusuhan di Benghazi terjadi pada Selasa malam. Ini merupakan protes pertama yang menimpa Kadhafi sejak berkuasa. Pemicunya adalah massa protes atas penangkapan seorang aktivis HAM. Sekitar 10 aparat keamanan juga terluka.
Baik Inggris dan Uni Eropa menyerukan otoritas Libya menahan diri menghadapi pendemo. Mereka juga mendesak agar Libya membuka keran "kebebasan berekspresi."
(anw/Ari)











































