"Tahun 2009, ada penelitian dari 42 sampel termasuk sampel yang mengandung bakteri. Hasilnya 42 sampel itu negatif. Apa yang dulu pernah positif ternyata negatif," kata Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB I Wayan Teguh Wibawan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2011).
Wayan menjelaskan, penelitian awal yang atas 22 sampel itu dilakukan pada 2006. Penelitian itu, lanjut dia, dilakukan bukan untuk surveillance melainkan untuk melakukan isolat bakteri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wayan melanjutkan, informasi hasil penelitian itu pun sudah disampaikan ke BPOM untuk ditindaklanjuti. "Pada 2008 informasi di IPB diteruskan ke BPOM, dan BPOM sudah mengambil sampel," terangnya.
Sedang menurut Kepala BPOM Kustantinah, pada maret 2008 BPOM telah mengambil sampel 90 jenis susu formula, dan hasil pengujian tersebut tidak ada yang mengandung bakteri.
"Pada 2009, juga diambil 11 sampel, kemudian 2010 99 sampel, dan 2011 ada 18 sampel. Hasilnya tidak ada yang mengandung bakteri," tutupnya.
Rapat dengan Komisi IX DPR ini dimulai pukul 11.00 WIB. Rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi IX Ahmad Nizar Shihab. Rapat juga dihadiri Menkes Endang R Sedyaningsih.
(ndr/fay)











































