"Tunjangan taktis presiden sudah banyak tidak perlu lagi ditambah tunjangannya," ujar Sekretaris FPAN DPR, Teguh Juwarno, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/2/2011).
Teguh juga meminta agar Kemenkeu tidak terus mewacanakan kenaikan gaji dan tunjangan pejabat negara. Menurutnya Kemenkeu hanya mencoba memenuhi apa yang disampaikan presiden soal gaji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap presiden SBY juga tidak tergesa-gesa meminta kenaikan tunjangan. Masih banyak kasus yang harus diselesaikan sebelum presiden naik gaji atau tunjangan.
"Masih banyak masalah yang harus diselesaikan ada kasus Gayus ada kasus Century dan lainnya. Selesaikan dulu kasus mafia hukum sebelum minta macam-macam," harap Teguh.
Namun, imbuh Teguh, DPR tidak bisa membatalkan keputusan tersebut. "Kalau memang dinaikkan itu sangat keterlaluan," tandasnya.
(van/ndr)











































