Kapolda Jateng: Rusuh Temanggung karena Ada Ormas Tak Puas

Kapolda Jateng: Rusuh Temanggung karena Ada Ormas Tak Puas

- detikNews
Rabu, 09 Feb 2011 15:59 WIB
Jakarta - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Edward Aritonang membantah kalau kasus kerusuhan di Temanggung terkait dengan isu agama. Kerusuhan terjadi karena adanya organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang tidak puas terkait tuntutan jaksa dalam kasus penistaan agama.

"Ini bukan persoalan agama, tapi ormas yang tidak puas dengan keputusan pengadilan, melakukan perbuatan yang terbukti merusak," Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang dalam jumpa pers di Mapolres Temanggung, Rabu (9/2/2011).

Edward pun belum bisa memastikan, apakah kerusuhan tersebut, terjadi karena spontan atau sistematis. "Apa ada yang menggerakkan, sejauh mana keterlibatan pelaku ini, kita masih mengembangkan kasus," urainya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku kerusuhan ini pun, lanjut Edward, bukan berasal dari luar Temanggung. "Masih di sekitar Temanggung," tambahnya.

Sementara terkait SMS yang tersebar, lanjut Edwar, isi pesan singkat itu hanyalah bersifat mengajak hadir di persidangan.

"Pihak kepolisian sudah memprediksi, ternyata kerusuhan di luar dugaan sampai di luar wilayah pengadilan. Kemudian yang disampaikan dalam putusan itu tidak dihiraukan, malah ingin menghakimi," terangnya.

Padahal, persidangan itu sudah sesuai aturan. Pelaku penistaan agama dikenai tuntutan hukuman 5 tahun, dan proses peradilan sah sesuai pasal 156 a KUHP.

"Untuk korban luka akibat kerusuhan ini hanya mengalami luka ringan, bukan akibat peluru tajam. Kerugian pada gereja hanya di bagian teras, tidak ada yang terbakar hangus. Saat ini kerugian sedang diinventarisir," tutupnya.

(ndr/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads