Para demonstran terus membanjiri Lapangan Tahrir di Kairo untuk menuntut pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak. Demikian seperti diberitakan media Press TV, Rabu (9/2/2011).
Ribuan demonstran masih terus menginap di lapangan tersebut pada Selasa, 8 Februari malam waktu setempat. Massa menolak untuk menghentikan aksi demo mereka sebelum Mubarak mundur saat ini juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Selasa kemarin, sekitar 50 ribu demonstran menghalang-halangi Perdana Menteri Mesir Ahmed Shafiq yang baru diangkat untuk masuk ke kantornya di Kairo. Massa juga menyerukan pengunduran dirinya segera dan semua pejabat di kabinet.
Para demonstran juga mengepung gedung parlemen dan Kementerian Dalam Negeri Mesir di Kairo. Selain di Kairo, aksi-aksi demo antipemerintah juga marak di kota-kota Mesir lainnya, seperti Alexandria, Suez dan Ismailia. Selain mendemo Mubarak, para demonstran juga marah atas sikap Amerika Serikat menyangkut pergolakan di Mesir.
(ita/nrl)











































