Gus Dur-Marwah Daftar ke KPU, Kawin Silang Golkar-PKB

Gus Dur-Marwah Daftar ke KPU, Kawin Silang Golkar-PKB

- detikNews
Selasa, 11 Mei 2004 06:43 WIB
Jakarta - Inilah koalisi unik yang digagas Partai Golkar dan PKB dalam mengajukan calon presiden dan calon wakil presidennya. Kedua partai ini mirip melakukan "kawin silang". Capres Golkar Wiranto dipasangkan dengan Solahudin Wahid yang disetujui PKB. Sedangkan Capres PKB Abdurrahman Wahid atau Gus Dur berpasangkan dengan Marwah Daud Ibrahim yang disetujui DPP partai Golkar."Pasangan capres-cawapres Gus Dur dan Marwah Daud Ibrahim akan kita daftarkan ke KPU pukul 14.00 WIB nanti. Marwah dipastikan menjadi cawapres Gus Dur, dan beliau sudah bersedia," ungkap juru bicara Gus Dur Adhie Massardi saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon Selasa pagi (11/5/2004) pukul 06.25 wib.Sebelummnya, PKB mempunyai 3 alternatif tokoh yang akan mendampingi Gus Dur. Mereka adalah Ryas Rasyid, Sophan Sophiaan dan Marwan Daud Ibrahim. Akhirnya PKB memilih salah seorang Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Marwah Daud sebagai calon wapres mendampingi KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).Menurut Adhie, Marwah dipilih dengan banyak pertimbangan. Sebagai tokoh Golkar, yang bersangkutan banyak mempunyai kelebihan, seperti representasi luar Jawa, generasi baru, sama-sama memperjuangkan demokrasi dan lainnya. Jika terganjal KPU karena alasan kesehatan? Adhie menyatakan bahwa masalah diterima atau tidaknya itu masalah lain. "Yang pasti Gus Dur memperjuangkan hak-haknya dalam politik, antidiskriminasi," kata Adhie.Dalam mendaftarkan nanti, lanjut Adhie, Gus Dur akan didampingi oleh tokoh-tokoh agama, tokoh gerakan antidiskriminasi,pengurus PKB dan-lain-lain. Gus Dur sendiri Senin (10/5/2004) kemarin menyatakan, jika dirinya lolos menjadi capres PKB, maka nantinya akan terjadi komposisi aneh. Sebab, kata Gus Dur, dirinya berpasangan dengan Golkar, dan Golkar berpasangan dengan PKB. "Kalau saya lolos, maka nanti ada koalisi aneh. Saya berpasangan dengan orang Golkar, dan Golkar berpasangan dengan orang PKB," katanya. Aneh apa akrobat politik Gus? (jon/)


Berita Terkait