Awalnya para pendemo datang dari arah Medan Merdeka Utara sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (7/2/2011). Mereka berorasi di depan pintu masuk Monas yang mengarah ke Medan Merdeka Utara. Aksi ini juga diikuti pengamat politik Dr Yudi Latief.
Koin Rp 100 yang mereka lemparkan ke arah Istana hanya jatuh di jarak dekat yaitu sekitar Medan Merdeka Utara. Sebab mereka demo tidak sampai ke Istana. Meski demikian, tak ada yang memungut koin itu meski jumlahnya lumayan banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator aksi Joseph menyayangkan adanya rencana untuk memidanakan para pengumpul atau penyumbang koin sebagai bentuk kritik kepada SBY. "Koin itu jangan dilihat sebagai pelecehan tetapi sikapi sebagai aspirasi masyarakat," ujar Joseph.
Seorang orator dalam aksinya mengatakan negara itu adalah negara yang gagal. Masalah gaji juga disampaikan ke publik bukannya memperbaiki bangsa.
"Negara ini dalam definisi negara gagal. Mereka yang kita harapkan lebih baik bukan memperbaiki bangsa ini malah sibuk menaikkan gaji," kata salah seorang orator.
Demo menyebabkan lalu lintas arah Jl Medan Merdeka Utara ke Jl Medan Merdeka Barat tersendat. Puluhan polisi berjaga-jaga. Bahkan para pendemo meminta polisi menyumbangkan koin. Namun hal itu tidak diindahkan polisi.
(nik/nrl)










































