Inggris Kembali Keluarkan Travel Warning ke Filipina

Inggris Kembali Keluarkan Travel Warning ke Filipina

- detikNews
Senin, 10 Mei 2004 11:22 WIB
Jakarta - Pemerintah Inggris memperbarui peringatan kunjungan (travel warning) ke Filipina. Ini dikarenakan adanya ketegangan politik terkait pemilihan umum Filipina yang dimulai hari Senin ini.Warga Inggris secara khusus diimbau untuk sangat berhati-hati di semua tempat publik dan saat bepergian di wilayah Filipina. Warga Inggris juga diingatkan untuk tidak melakukan perjalanan ke pulau Mindanao, provinsi-provinsi Basilan, Tawi-Tawi dan Sulu."Kekerasan terkait pemilu telah mengakibatkan lebih dari 80 kematian selama menjelang pemilihan 10 Mei. Ketegangan politik seputar pemilu tampaknya akan terus berlangsung hingga periode pengitungan suara, yang bisa sampai sebulan." Demikian statemen Kantor Persemakmuran dan Luar Negeri Inggris atau Foreign and Commonwealth Office (FCO), seperti dilansir media Filipina, Inquirer News Service, Senin (10/5/2004).FCO mengingatkan bahwa otoritas Filipina telah disiagakan penuh guna menghadapi kemungkinan terjadinya kerusuhan politik dan insiden keamanan. Juga diingatkan adanya ancaman umum terorisme dan penculikan di seluruh Filipina."Ancaman terhadap kepentingan Barat terus berlangsung dan ada bahaya terkena dampak serangan teroris yang ditargetkan ke pihak lain," demikian FCO.Sekitar 230 ribu tentara dan polisi hari ini dikerahkan untuk mengamankan pemilu Filipina. Bulan lalu, kepolisian menyatakan telah menghancurkan satu sel teror, dan menggagalkan serangan bom terencana di ibukota Manila. Bahkan Presiden Gloria Macapagal Arroyo telah mempersingkat jadwal kampanyenya pekan lalu, dengan alasan adanya kemungkinan plot pembunuhan dirinya. (ita/)


Berita Terkait