"Tentu saja akan ada sedikit kelelahan di mana-mana, tapi akan banyak juga demonstran 'hardcore' yang tak akan menyerah selama Mubarak masih berkuasa," kata Elbaradei kepada reuters, Minggu (6/2/2011).
Saat ini, jumlah pendemo memang lebih sedikit jika dibandingkan ribuan massa saat Jumat (4/2) kemarin. Apakah momentum seperti bisa bertahan hingga awal pekan mendatang? Elbaradei masih meyakininya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gelombang aksi protes terhadap pemerintahan Mubarak sudah berlangsung selama hampir 13 hari. Massa berkumpul di Tahrir Square dengan tuntutan agar rezim penguasa selama 30 tahun tersebut turun.
Hingga saat ini, Mubarak sudah mengganti jajaran pemerintahannya, termasuk mengangkat Omar Sulaiman sebagai wakil presiden. Dia juga sudah mundur sebagai ketua partai penguasa Nasional Demokrat. Beberapa petinggi partai lainnya pun ikut mundur. Namun langkah ini dinilai masih belum cukup oleh rakyat Mesir.
(mad/mad)











































