"Saya banding, saya kecewa," kata Bahasyim Assifie usai divonis di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Rabu (2/2/2010).
Selain pernyataan tersebut, Bahasyim lebih banyak bungkam. Sejak awal persidangan, Bahasyim juga hanya menundukkan kepala dan memejamkan mata. Bahasyim juga terlihat berbeda dengan mencukur kumis tebalnya sampai klimis. Saat ditanya perubahan terseut, Bahasyim hanya senyum-senyum.
Sementara itu, pengacara Bahasyim, OC Kaligis menilai keputusan hakim banyak dipengaruhi tekanan publik.
"Biasanya kalau tekanan publik ya begitu, kalo 'Tempo' sudah bicara begitu ya gimana lagi," ucap OC Kaligis merujuk ulasan majalah Tempo pekan ini yang menulis Bahasyim di laporan utama.
"Soal pembuktian terbalik, Kalau pendapat saksi tidak diterima, kita bisa panggil orang lain. Pembuktian terbalik karena jaksa gagal membuktikan, kita yang suruh membuktikan," ucap OC Kaligis.
(Ari/gah)











































